Selain Rohim, Milla Juga Wajib Panggil Prajurit Angkatan Darat Ini ke Timnas Indonesia!

Welcome to International Business College. We, the staff and faculty, are eager to provide you with practical and theoretical learning experiences that are designed to prepare you for a career in the field of study you have chosen.
Students GraduationInternational Business College enjoys a long-standing, reputable history with campuses in El Paso, Texas. IBC is the oldest post-secondary education institution in El Paso and one of the oldest private career schools in Texas.

Kiper PSMS Medan, Abdul Rohim langsung menjadi pembicaraan di dunia maya khususnya bagi mereka pencinta sepak bola Indonesia.  Pujian bertubi-tubi pun langsung dialamatkan kepada Rohim. Hal itu tak terlepas dari penampilan menawannya kala bermain menghadapi Persebaya Surabaya.

Dilansir dari jawapos.com(03/02/2018), Ia sukses menggagalkan eksekusi penalti empat pemain Persebaya yaitu Feri Pahabol, Abu Rizal Maulana, Octavio Dutra, dan Osvaldo Haay. PSMS pun memenangkan adu penalti dengan skor 4-3.


Tak hanya kala adu penalti, dalam pertandingan 90 menit pun Rohim mampu tampil memukau. Penjaga gawang berusia 25 tahun ini berhasil melakukan pelbagai penyelamatan penting. Atas performa menawan yang ditunjukan Rohim inilah kita mungkin semua sepakat bahwa pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla wajib memanggilnya.


Selain Rohim, Milla seperti juga wajib memanggil prajurit Angakatan Darat yang menjadi bagian dari skuat PSMS ini ke Timnas Indonesia. Lantas siapakah sosok tersebut? dia adalah Frets Butuan. Pemain yang tampil menawan kala tampil di Liga 2 musim lalu ini kembali menunjukan performa yang luar biasa pada gelaran Piala Presiden 2018.

Puncaknya terjadi pada laga kontra Persebaya, baru 21 detik babak berdua berjalan Frets secara mengejutkan mampu menciptakan gol tembakannya layakanya sering kali dilakukan punggawa anyar Barca, Coutinho.


Berposisi sebagai winger, Frets memiliki sedikit perbedaan dari pemain-pemain sayap lain. Pemain berusia 21 tahun ini lebih sering melakukan pergerakan cut inside untuk memecah pertahanan lawan ketimbang berlari menyusur sisi lapangan dan melepaskan crossing.

Tak jarang dari pegerakannya tersebut lahir gol-gol untuk tim Ayam Kinantan. Frets juga fasih bergerak ke posisi tengah untuk melakukan variasi serangan. Kelebihan yang tak dimiliki oleh para pemain sayap Indonesia.

Melihat dari performanya dan kelebihan Frets ini, sudah cukup menjadi alasan untuk Milla memanggil pria yang juga merupakan seorang Prajurit Angkatan Darat ini ke skuat Timnas Indonesia.

Sumber