Welcome to International Business College. We, the staff and faculty, are eager to provide you with practical and theoretical learning experiences that are designed to prepare you for a career in the field of study you have chosen.
Students GraduationInternational Business College enjoys a long-standing, reputable history with campuses in El Paso, Texas. IBC is the oldest post-secondary education institution in El Paso and one of the oldest private career schools in Texas.
Gelandang Manchester United, Ander Herrera, seperti dikabarkan Sportsmole, Kamis (8/2/2018), terseret kasus dugaan pengaturan skor. Pemain asal Spanyol itu pun kabarnya akan dihadirkan ke pengadilan untuk bersaksi.
Kejadian tersebut terjadi pada 21 Mei 2011 ketika Herrera masih bermain untuk klub La Liga, Real Zaragoza. Adapun pertandingan yang terendus adanya pengaturan skor yakni terjadi ketika Real Zaragoza berhasil mengalahkan Levante dengan skor 2-1.
Ander Herrera menjadi salah satu dari 33 pemain yang akan bersaksi di Pengadilan Negeri Zaragoza. Herrera ketika itu bermain satu tim dengan Gabi, yang saat ini menjadi andalan Atletico Madrid.
Selain Herrera, mantan pelatih Zaragoza Javier Aguirre, Direktur Olahraga Antonio Prieto, dan juga pemilik klub Agapito Iglesias juga akan menghadiri persidangan tersebut. Menurut kabar yang beredar di Spanyol, setidaknya terdapat 42 orang yang berpotensi masuk bui karena diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Andai terbukti secara sah dan meyakinkan, hukuman penjara dengan durasi beragam, yakni enam bulan hingga empat tahun sudah menanti. Namun, sampai saat ini Ander Herrera dan Gabi belum terbukti memiliki keterlibatan dalam kasus yang mencederai nilai sportivitas sepak bola itu.
Dengan demikian, dipastikan Ander Herrera akan absen dalam beberapa pertandingan Manchester United untuk hadir dan mengikuti proses persidangan di Spanyol. Kabar ini tentu saja sangat merugikan untuk klub asuhan Jose Mourinho mengingat jadwal padat yang akan dijalani jelang musim berakhir.
sumber : Sportmole
