Jakarta, Indonesia – seperti dikutip bolasport.com, Kamis (8/3/2018), Tim Nasional Indonesia asuhan Luis Milla memang sudah memiliki pemain berposisi wing bek kiri yang sangat mampu di andalkan oleh Luis Milla. Pemain tersebut adalah wing bek kiri milik Persija Jakarta, Rezaldi Hehanusa.
Sejak musim lalu Rezaldi Hehanusa telah menjelma menjadi pemain yang paling di andalkan Persija Jakarta di ajang Liga 1 walaupun usia sang pemain yang terbilang masih cukup muda.
Bersama Persija Jakarta musim lalu, Rezaldi Hehanusa telah menjelma menjadi salah satu bek terbaik Indonesia saat ini. Pemain yang mempunyai nama juluka Bule tersebut bahkan menyabet pemain muda terbaik Liga 1 musim 2017 dan pemain muda terbaik Piala Presiden 2018.
Berkat penampilan apiknya tersebut, Rezaldi Hehanusa telah menjadi andalan Timnas Indonesia di level U-23 maupun Timnas Senior Indonesia. Di ajang SEA Games 2017, Rezaldi Hehanusa bahkan terus menjadi pemain andalan Luis Mila di posisi bek kiri Timnas U-22.
Walaupun Timnas Indonesia telah memiliki pemain yang dapat diandalkan di posisi wing bek kiri. Namun, faktanya Indonesia masih belum menemukan pemain yang tepat untuk mengisi posisi wing bek kanan Timnas Indonesia.
Beberapa pemain yang pernah dipasang Luis Milla di posisi wing bek kanan seperti Gavin Kwan Adsit, I Putu Gede, hingga Beny Wahyudi nyatanya masih belum menunjukan penampilan yang diharapkan Luis Milla. Posisi bek kanan juga masih kerap menjadi titik lemah Timnas Indonesia U-23 dan Timnas Senior.
Dalam pertandingan SEA Games 2017 dan beberapa laga persahabatan Internasional, Luis Muilla secara bergantian menurunkan Gavin, Kwan Adsit, I Putu Gede, maupun Beny Wahyudi. Hal tersebut membuktikan bahwa Luis Milla masih belum menemukan pemain yang cocok di posisi wing bek kanan Timnas Indonesia.
Namun, apabila PSSI resmi menaturalisasi pemain berdarah Indonesia yang kini bermain di kasta tertinggi Liga Belgia bersama Zulte Waregem yakni Sandy Walsh. Maka dapat dipastikan pemain berusia 22 tahun tersebut akan menjadi tambahan amunisi yang sangat berguna bagi Luis Milla di posisi wing bek kanan.
Sandy Walsh yang masih berusia 22 tahun dan menjadi pilihan utama Zulte Waregem di kompetisi tertinggi Liga Belgia tentu menjadikan Sandy Walsh bukan pemain berdarah Indonesia yang memiliki kualitas biasa-biasa saja seperti pemain Naturalisasi lainnya.
Pengalamannya bermain di kasta tertinggi Liga Belgia dan Europa League musim 2017/ 18 tentu menjadi nilai lebih bagi Sandy Walsh. Kemampuannya sebagai wing bek kanan tentu tidak dapat diremehkan. Kuat dalam bertahan dan lihai dalam membantu penyerangan membuat pemain berusia 22 tahun tersebut menjadi pilihan utama pelatih Francky Dury dalam mengisi posisi wing bek kanan Zulte Waregem musim ini.
Bersama Zulte Waregem musim ini, Sandy Walsh telah tampil reguler dan mengemas 17 kali pertandingan dari 13 pertandingan sebagai starter dan 4 kali dari bangku cadanngan dan telah mengemas 1 gol.
Sandy Walsh sebenarnya secara terang-terangan ingin membela Timnas Indonesia secepat mungkin. Pemain berusia 22 tahun tersebut sering memposting kecintaanya terhadap Indonesia melalui media sosial pribadinya.
Sebenarnya sangat jarang ada pemain muda berdarah Indonesia memiliki karir yang bagus di kasta tertinggi Liga Eropa mengutarakan hasratnya untuk membela Timnas Indonesia. Tentu hal tersebut sangat menguntungkan bagi Timnas Indonesia apabila mampu mengamankan pemain seperti Sandy Walsh.
Apabila nantinya Sandy Walsh resmi dinaturalisasi dan masuk dalam skuat Asian Games 2018 dan Piala AFF 2018 tentu akan menjadi tambahan yang luar biasa bagi Timnas Indonesia di lini belakang. Sandy Walsh bersama Hansamu Yama, Fachrudin/Igbonefo, dan Rezaldi Hehanusa tentu akan menjadikan quartet lini pertahanan Indonesia sangat kuat.
Walaupun secara terbuka Sandy Walsh bersedia berseragama Timnas Indonesia. Namun, sampai saat ini proses naturalisasi dirinya yang dilakukan oleh PSSI selaku induk organisasi sepak bola Indonesia masih belum jelas.
Semoga saja sebelum gelaran Asian Games 2018, Sandy Walsh sudah resmi menjadi Warga Negara Indonesia dan bisa memperkuat Timnas Indonesia di Asian Games 2018 dan Piala AFF 2018.
Sumber







